Nabire, 1 September 2026 — SMP Muhammadiyah Nabire terus berkomitmen meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik melalui kegiatan pengembangan kapasitas guru. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Penyusunan Modul Ajar Deep Learning Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di SMP Muhammadiyah Nabire.
Kegiatan workshop diikuti oleh seluruh guru di lingkungan SMP Muhammadiyah Nabire. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pendidik untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam merancang pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kepala Sekolah Buka Kegiatan Workshop
Kegiatan dimulai pada pukul 08.30–09.00 WIT dengan agenda pembukaan yang disampaikan oleh Kepala SMP Muhammadiyah Nabire, Dimyati, S.Pd.
Dalam pembukaan, kegiatan workshop diarahkan menjadi ruang pengembangan profesional bagi guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan dapat semakin terampil menyusun modul ajar yang mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi pada pukul 09.00–12.00 WIT.
Materi workshop disampaikan oleh Ibu Suratmah, S.Pd., M.M., selaku Pengawas Pembina SMP Muhammadiyah Nabire dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.
Guru Mengikuti Penyampaian Materi dan Praktik Penyusunan Modul Ajar
Pada sesi penyampaian materi, seluruh guru mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan antusias. Materi yang diberikan menjadi bekal bagi para guru dalam memahami serta mengembangkan modul ajar yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
Setelah sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA pada pukul 12.00–12.40 WIT.
Workshop kemudian kembali dilanjutkan pada pukul 12.40–14.30 WIT melalui kegiatan Best Praktik Kelompok. Dalam sesi ini, seluruh guru bekerja secara berkelompok untuk mempraktikkan penyusunan modul ajar.
Kegiatan Best Praktik Kelompok mendapatkan bimbingan langsung dari Ibu Suratmah, S.Pd., M.M. Pendampingan tersebut memberikan kesempatan kepada para guru untuk berdiskusi, menyusun rancangan pembelajaran, serta memperoleh arahan dan masukan dalam penyempurnaan modul ajar yang dikembangkan.
Membangun Budaya Kolaborasi Guru
Pelaksanaan workshop secara berkelompok menjadi salah satu bentuk penguatan budaya kolaborasi di lingkungan SMP Muhammadiyah Nabire. Guru tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan hasil pembelajaran melalui praktik dan diskusi bersama.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027. Selain meningkatkan kemampuan dalam penyusunan perangkat pembelajaran, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik antarguru.
Panitia Workshop
Kelancaran pelaksanaan Workshop Penyusunan Modul Ajar Deep Learning Tahun Ajaran 2026/2027 tidak terlepas dari dukungan panitia. Adapun susunan panitia kegiatan adalah sebagai berikut:
Ketua: Bu Gita
Sekretaris: Bu Vhia
Bendahara: Bu Siti
Konsumsi: Bu Irma & Bu Sri
Dokumentasi: Pak Taal & Bu Maya
Kepanitiaan tersebut berperan dalam mempersiapkan dan mendukung seluruh rangkaian kegiatan sehingga workshop dapat berlangsung dengan baik.
Komitmen SMP Muhammadiyah Nabire Tingkatkan Mutu Pendidikan
Workshop Penyusunan Modul Ajar Deep Learning menjadi bagian dari komitmen SMP Muhammadiyah Nabire untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kapasitas guru.
Dengan guru yang terus belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan praktik pembelajaran, sekolah optimistis dapat menghadirkan proses pendidikan yang semakin berkualitas bagi peserta didik.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kesiapan, kompetensi, kreativitas, dan kemauan guru untuk terus berkembang.
SMP Muhammadiyah Nabire akan terus mendorong berbagai kegiatan pengembangan profesional guru sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
SMP Muhammadiyah Nabire — Unggul dalam Prestasi, Berakhlak Mulia, Berbasis TIK.
